Laporan Padang Panjang – Kadis sosial tekankan pentingnya akurasi data DTSEN 2026 guna memastikan penyaluran bantuan sosial berjalan tepat sasaran. Kepala Dinas Sosial PPKBPPPA Kota Padang Panjang, Winarno, menegaskan bahwa kualitas data menjadi faktor utama dalam menentukan efektivitas program perlindungan sosial.

Kadis sosial tekankan bahwa pemutakhiran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) harus dilakukan secara menyeluruh dan berkelanjutan. Ia meminta seluruh petugas lapangan untuk melakukan verifikasi dan validasi data secara langsung agar informasi yang tercatat benar-benar mencerminkan kondisi riil masyarakat.
Baca Juga : Pelajar Payakumbuh Tampil Apik di iForte JKT
Menurut Winarno, data yang akurat akan memudahkan pemerintah dalam menentukan penerima manfaat. Dengan begitu, bantuan sosial dapat diterima oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Ia juga mengingatkan bahwa kesalahan data berpotensi menimbulkan ketidaktepatan sasaran dan memicu ketidakpuasan di tengah masyarakat.
Dinas Sosial Padang Panjang terus mendorong kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah kelurahan dan RT/RW, dalam proses pendataan. Petugas di tingkat bawah dinilai memiliki peran penting karena mereka memahami kondisi sosial ekonomi warga secara langsung. Sinergi ini diharapkan mampu menghasilkan data yang lebih valid dan akurat.
Selain itu, Winarno mengajak masyarakat untuk aktif memberikan informasi yang benar saat proses pendataan berlangsung. Partisipasi warga menjadi kunci keberhasilan pemutakhiran DTSEN, karena data yang akurat tidak hanya bergantung pada petugas, tetapi juga kejujuran dan keterbukaan masyarakat.
Melalui langkah ini, pemerintah Kota Padang Panjang berkomitmen meningkatkan kualitas layanan sosial. Akurasi data DTSEN menjadi fondasi utama dalam merancang kebijakan yang tepat dan berkeadilan. Dengan data yang valid, program bantuan sosial dapat berjalan lebih efektif dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.






